Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Tanggal 30 April yang lalu saya chat dengan salah satu teman sekaligus guru saya yang ada di Batam. Singkat cerita, di akhir chat beliau bilang gini kepada saya, kurang lebih seperti ini:

“yang kita bawa mati hanya 3, doa anak yang shaleh, amal jariyah, dan ilmu yang bermanfaat.
mendidik anak shaleh, sekarang agak susah. Amal jariyah, emang berapa sih yang bisa dan mau kita amalkan? Yang paling mudah, ya ilmu yang bermanfaat tadi. Berbahagialah yg profesinya jadi guru…..sudah dibayar dapat barang yg dibawa mati pula”

Ilmu Yang Bermanfaat

Dari chat tersebut, saya mengambil kesimpulan bahwa, bekal kita kelak nanti menuju kematian yang bisa kita persiapkan saat ini yang paling mudah hanyalah ilmu yang bermanfaat, disusul dengan amal jariyah kita, lalu terakhir doa anak shaleh.

Yang bisa kita lakukan sekarang, yang paling mudah hanyalah memberikan ilmu yang bermanfaat kepada teman, saudara atau orang lain. Saya sih yakin, masing2 dari kita pasti ada ilmu yang bermanfaat buat orang lain, yang ketika diamalkan akan bermanfaat untuk orang banyak.

Penyebarannya bisa lewat langsung (dakwah), via FB/medsos, via blog atau status-status yang bermanfaat. Mulai sekarang, postinglah hal-hal yang bermanfaat. Kita ga akan rugi sedikitpun kok, kalau kita sharing hal-hal yang bermanfaat.

Terakhir, mengutip kata-kata dari salah satu guru saya, “Kita tidak tahu kapan ‘malaikat’ lewat, tapi jika kita terus melakukan yang terbaik, kita tidak akan terlewatkan oleh ‘malaikat’.”

Semoga bisa menginspirasi Anda
Alhamdulillahirabbil’alamiin…