Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Kita mengeluarkan uang (atau membeli sesuatu), karena kita berharap ada value yang kita dapat. Benar bukan? Dan itu artinya, seseorang mau mengeluarkan uang karena value yang ada di penjual. Jadi, mendapatkan uang sebenarnya adalah memberikan value bagi orang lain. Yang biasa kita sebut dengan jualan.

Nah, pada prakteknya, ternyata masih ada saja orang yang bisnis, tapi tidak mengedepakan value kepada para pembelinya. Bisa dibilang, yah cuma mau dapet uangnya aja, masalah memberikan value ya masa bodo deh.

Nah ini yang ga baik, namanya dzalim, tidak adil. Dan saya percaya yang model-model seperti ini akan cepat sekali bangkrut kok. Dari cara berjualannya saja sudah tidak adil, apalagi saat memberikan value yang ternyata tidak sebanding dengan harga yang ditawarkan. Atau malah memberi value nol terhadap pembeli.

Lama-lama kan kasihan pembelinya. Lalu para pembeli tersebut menceritakan bahwa “Eh jangan beli di dia, barangnya jelek”, atau “Jangan beli di situ, dia nipu loh”. Apa yang terjadi akhirnya? Ya lama kelamaan si penjual yang tidak adil tersebut bisa gelar tikar alias bangkrut.

Karena pada awalnya hanya mencari tujuan uang semata, tidak membangun kepercayaan terhadap konsumen, tidak membangun kredibilitas, tidak membangun branding yang baik. Jadinya yah berakhir naas 😀

Jadi bagi siapapun Anda yang mau berbisnis, atau sedang berbisnis. Ada baiknya untuk tetap mengedepankan service kita kepada para konsumen-konsumen kita. Tetap memberikan value yang lebih besar kepada pembeli. Nanti pembeli tersebut lama kelamaan akan menjadi loyal buyer terhadap kita. Nah itulah menurut saya pondasi bisnis yang harus dipelajari terlebih dahulu.

Jadi, berikan value lebih dahulu, baru mikirin uangnya 🙂

Semoga bisa menginspirasi Anda

Alhamdulillahirabbil’alamiin…