Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Motivasi merupakan hal yang selalu saja diperbincangkan oleh para motivator-motivator ternama. Tidak hanya di Indonesia, tetapi di luar Indonesia pun, motivasi menjadi hal yang sangat krusial, karena bersinggungan dengan pola hidup manusia.

Banyak orang beranggapan bahwa dengan motivasi mereka bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan. Dan bagi mereka yang sudah mendapatkan motivasi, tentu progress untuk mencapai apa yang mereka inginkan akan semakin lebih cepat.

Tetapi ada banyak orang juga yang tidak memiliki motivasi untuk hidup, motivasi untuk bergerak, dan motivasi-motivasi lainnya. Sehingga orang yang bertipe seperti ini selalu saja membutuhkan motivasi dari orang-orang sekitar. Tidak heran jika para motivator-motivator menjadi terkenal, karena pada zaman sekarang, krisis motivasi sudah sangat banyak terjadi di sekitar kita.

Namun demikian, ternyata memiliki motivasi pun tidak sepenuhnya bisa mengantarkan kita menuju puncak, menuju hal-hal yang kita idamkan, motivasi saja tidaklah cukup untuk mengantarkan kita ke tangga-tangga kesuksesan sejati.

Disamping motivasi, kita memerlukan tujuan. Bahkan kalau boleh dibilang, tujuan justru lebih penting daripada motivasi. Karena tanpa tujuan, kita tidak tahu kita mau pergi ke arah mana. Bolehlah motivasi dan semangat menuju kesuksesan itu 100%, tetapi jika kita tidak tahu kita akan menuju kemana, hal itu menjadi sia-sia.

Hal ini mirip sekali dengan seseorang yang mempunyai uang banyak, yang bisa kita analogikan sebagai motivasi. Ketika seseorang naik angkutan umum, taksi misalkan, tanpa tujuan yang jelas, uang yang dimiliki oleh seseorang tersebut akan habis tanpa menyisakan apapun, karena dari awal dia tidak memiliki tujuan yang jelas, mau ke arah mana.

Naik taksi, tetapi tidak tahu mau ke arah mana, akan sangat disayangkan karena akan membuat argo taksinya terus naik, yang akan menghabiskan uang (motivasi). Berbeda dengan orang yang sudah mempunyai tujuan, ketika dia naik taksi, dia sudah tahu harus menuju ke mana, dan uang pun bisa di hemat. Begitulah kira-kira analogi sederhana nya.

Bolehlah kita kehilangan motivasi, itu hal yang manusiawi, tetapi janganlah sampai kita kehilangan tujuan. Karena dengan tujuan, motivasi bisa diciptakan. Istilah asingnya adalah trigger (pemicu). Tujuan adalah salah satu pemicu untuk menciptakan motivasi.

Namun jika hanya motivasi yang ada, motivasi yang berkobar, tanpa adanya tujuan, maka bisa dipastikan lama-kelamaan motivasi tersebut akan surut. Yang hanya akan menghabiskan energi kita.

Mulai dari sekarang, tidaklah mengapa jika kita belum memiliki motivasi yang kuat untuk maju, tetapi mulai sekarang janganlah sampai kita tidak memiliki tujuan. Buatlah tujuan-tujuan kita di sebuah buku atau kertas untuk bisa mengantarkan kita ke tempat tujuan kita, ke tempat yang kita inginkan.

Semoga bisa menginspirasi Anda

Alhamdulillahirabbil’alamiin…