Bismillaahirrohmaanirrohiim

Assamu’alaikum Warohmatullaahi Wabarokatuh,

Segala puji hanya milik ALLAH Subhaanahu Wa Ta’ala, kita memuji, meminta pertolongan dan memohon pengampunan kepada-NYA, dan kita berlindung kepada ALLAH dari keburukan diri dan kejahatan amal perbuatan kita. Siapa yang diberi petunjuk, tidak akan ada yang dapat menyesatkannya, dan siapa yang disesatkan oleh-NYA, tidak akan ada pula yang dapat memberinya hidayah. Aku bersaksi tidak ada DZAT yang berhak diibadahi kecuali ALLAH, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu Rosululloh Shallallaahu ‘Alaihi Wa Salam.

Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada ALLAH Subhaanahu Wa Ta’ala dengan sebenar-benar taqwa, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.

Hai manusia, bertaqwalah kepada ROBB-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam) dan ALLAH ciptakan pasangannya (Hawa) dari dirinya (Adam), dan dari keduanya ALLAH memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertaqwalah kepada ALLAH yang dengan nama-NYA kamu saling meminta, dan peliharalah hubungan silaturahmi (kekeluargaan). Sesungguhnya ALLAH selalu menjaga dan mengawasimu.


Judul di atas diambil dari salah satu ayat dari surat Al-Waaqi’ah (56), ayat 7 dimana Al-Waaqi’ah adalah salah satu nama lain hari Kiamat. Disebut sebagai Al-Waaqi’ah karena keberadaannya (Hari Kiamat) itu pasti terjadi, tidak ada yang dapat menolak dan mendustakannya.

ALLAH Subhaanahu Wa Ta’ala berfirman : “Dan kamu menjadi tiga golongan (7) Yaitu golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu (8). Dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu (9) Dan orang2 yang paling dahulu beriman (10) Mereka itulah orang yang didekatkan kepada ALLAH (11) Berada dalam Surga2 kenikmatan (12).” (Al-Qur’an Surat Al-Waaqi’ah (56), ayat 7 s/d 12).

Pada hari Kiamat manusia akan terbagi menjadi tiga golongan, satu golongan berada di sebelah kanan ‘Arsy dan mereka itulah yang keluar dari sisi kanan Adam ‘Alaihi Sallam. Golongan ini akan diberi kitab catatan amal dengan tangan kanan kemudian mereka digiring ke dalam golongan kanan. Mereka adalah mayoritas penduduk Surga.

Kemudian golongan kiri, dimana mereka berada di sebelah kiri ‘Arsy dan mereka inilah yang keluar dari sisi kiri  Adam ‘Alaihi Sallam. Mereka diberi kitab catatan amal  dengan tangan kiri. Mereka inilah sebagian besar penduduk Neraka. Semoga ALLAH Subhaanahu Wa Ta’ala melindungi kita semua dari perbuatan orang-orang seperti ini, Aamiin.

Dan golongan yang ketiga, yaitu mereka yang berada dekat di hadapan ALLAH  Subhaanahu Wa Ta’ala. Mereka inilah golongan yang lebih dekat dengan ALLAH, lebih beruntung dan lebih khusus daripada golongan kanan karena mereka inilah pemimpin  golongan kanan. Ditengah-tengah mereka terdapat para Rosul, para Nabi, para Shiddiqin, dan orang2 yang mati syahid. Jumah mereka jauh lebih kecil dari jumlah golongan kanan.  Golongan ini juga termasuk orang2 yang berlomba-lomba dan bersegera dalam melakukan kebaikan, sebagaimana yang diperintahkan dan disebutkan pada firman ALLAH berikut ini :

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari ROBB-mu dan kepada Surga yang luasnya seluas Langit dan Bumi.” (Al-Qur’an Surat Ali Imran (3), ayat 133).

Siapapun yang berlomba-lomba di dunia ini dan paling dahulu berbuat kebajikan, maka di akhirat termasuk orang2 yang didahulukan mendapatkan kemuliaan, karena balasan bagi suatu amal akan sejenis dengan amal tersebut.

Demikian ALLAH Subhaanahu Wa Ta’ala membagi manusia menjadi tiga golongan sebagaimana yang juga disebutkan dalam penghujung surat Al-Waaqi’ah ini pada waktu mereka dihadirkan pada hari Kiamat. ALLAH Subhaanahu Wa Ta’ala pun menyebutkan mereka dalam firman-NYA :

“Kemudian kitab itu KAMI wariskan kepada orang2 yang KAMI pilih di antara hamba2 KAMI, lalu di antara mereka ada yang menganiaya  diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan di antara mereka ada pula yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin ALLAH” (Al-Qur’an Surat Faathir , ayat 32).

Kaum muslimin yang dirahmati ALLAH Subhaanhu wa Ta’ala, mohonlah kepada ALLAH Subhaanahu Wa Ta’ala  agar kita dan keluarga kita dimudahkan untuk berlomba-lomba dan bersegera dalam melakukan kebaikan, agar pada hari Kiamat kelak, kita dan keluarga kita termasuk orang2 yang beruntung, yaitu berada dekat di hadapan ALLAH  Subhaanahu Wa Ta’ala.

Ya ALLAH, sesungguhnya aku memohon kepada-MU, karena segala puji hanya bagi-MU, tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya ENGKAU, tidak ada sekutu bagi-MU, Yang Mahapemberi, wahai Pencipta langit dan bumi, wahai ROBB Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan, wahai ROBB Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, sesungguhnya aku memohon kepada-MU Surga dan aku berlindung kepada-MU dari Neraka. (HR.Sunan Abu Dawud No. 1495 – HR.Sunan an-Nasa’i III/52 – HR. Sunan Ibnu Majah No. 3858, dari Sahabat Anas bin Malik radhiyallaahu ‘anhu).

Mahasuci ENGKAU, ya ALLAH, aku memuji-MU. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak diibadahi dengan benar selain ENGKAU, aku memohon ampunan dan bertaubat kepada-MU.

Bertakwalah kepada ALLAH Subhaanahu wa Ta’ala di mana pun kita berada, dan iringilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik maka kebaikan akan menghapuskan keburukan itu, dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik.

Shalawat serta salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Rosululloh Shallallahu ‘Alaihi Wa Salam, keluarga, para Sahabat, Tabi’in, Tabi’ut  Tabi’in dan mereka yang senantiasa setia dijalan-NYA yang lurus hingga hari Akhir.

Demikian sharing ilmu yang bisa saya sampaikan, mudah2an sharing ini bermanfa’at dan mohon ma’af bila tidak berkenan.

Subhaanakallahumma Wabihamdika Astaghfirullah Wa atubu ilahi 

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarakatuh.