Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Ponsel BlackBerry saya tiba-tiba berbunyi tepat jam 10 malam lewat 10 menit pada hari Minggu kemarin. Ternyata isinya adalah Broadcast Message dari salah satu kontak di BBM (BlackBerry Messenger) saya. Isinya tentang sebuah piring kotor yang ada kaitannya dengan diri kita saat ini. Yang tentu ada baiknya bila saya share sepotong pesan yang dikirimkan teman saya tersebut kepada Anda semua.

Pernahkah Anda meminjam piring tetangga? Atau bahkan mungkin salah satu dari tetangga Anda memberikan sedikit makanan untuk Anda? Tentunya pernah. Saya pun demikian, sering sekali mendapatkan banyak makanan dari tetangga saya. Alhamdulillah kita selalu diberikan banyak rezeki oleh ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala melalui tetangga kita. Saya akan sedikit analogi-kan piring tetangga itu dengan kehidupan kita nanti di akhirat.

Bila kita meminjam piring tetangga, lalu kita mengembalikannya dalam keadaan bersih (kita cuci terlebih dahulu dan kita bersihkan), maka InsyaALLAH oleh tetangga kita akan dimasukkan ke dalam tempat yang bersih, dan rasanya tidak mungkin mereka cuci lagi, karena piringnya sudah bersih. Bukankah begitu? InsyaALLAH iya.

Namun bila kita meminjam piring tetangga dan mengembalikannya dalam keadaan kotor (belum kita cuci, langsung kita kembalikan), maka piring tersebut tentunya akan dimasukkan ke tempat cuci piring untuk dicuci dan dibersihkan, dan rasanya tidak mungkin tetangga kita akan langsung menaruhnya di tepat yang bersih, karena piring itu memang masih kotor. Bukankah begitu? InsyaALLAH iya.

Nah, begitupun dengan kita yang hidup di dunia, jika hati kita ini kita kembalikan kepada ALLAH dalam keadaan kotor, maka harus dimasukkan ke dalam pencucian akhirat, yaitu Neraka. Mau? Tentunya pasti tidak mau.

Dan tidaklah Aku menciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah Kepada-Ku (Q.S. Adz-Dzarriyat, ayat 56)

Dari analogi sederhana tersebut dan ayat Al-Qur’an tersebut, mari introspeksi diri kita masing-masing. Sudah benarkah Shalat kita? Sudah sesuaikah amalan ibadah kita dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah? Akhlak kita, terus kita perbaiki atau tidak? Hati kita, selalu berdzikir pagi dan petang kepada ALLAH atau tidak? Mari sama-sama kita introspeksi diri kita.

Semoga kita tidak masuk ke dalam pencucian piring.

Semoga bisa menginspirasi Anda

Alhamdulillahirabbil’alamiin…