Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Sungguh perubahan zaman sudah begitu banyak mempengaruhi tingkat kehidupan manusia, perubahan zaman sudah banyak mempengaruhi cara hidup, cara berfikir manusia, sehingga semua itu menjadi racun yang tidak bisa terpisahkan dari kehidupan kita.

Perubahan zaman yang kini sudah dinomorsatukan oleh banyak orang membuat sebagian orang yang tidak rela dengan perubahan akan terpaksa memilih perubahan tersebut, sekalipun perubahan itu tidaklah baik untuknya.

Doktin-doktrin yang kini masuk ke pikiran kita menyebabkan perubahan juga pada diri kita. Menghasilkan sebuah habits baru yang mau tidak mau harus kita laksanakan.

Salah satu habits baru yang terbentuk dalam diri kita adalah perasaan “tidak bersyukur” atas sebuah kejadian yang tidak kita inginkan. Kita hanya bersyukur pada saat diri kita berada pada kondisi yang menyenangkan, berada pada kondisi dimana keinginan kita terpenuhi. Selain itu, kita merasa kecewa karena kenginginan kita ternyata tidak sesuai dengan kejadian yang ada.

Habits seperti itulah yang seharusnya kita sadari, kita renungkan sesaat, bahwa apapun kondisi yang terjadi pada diri kita, apapun kondisi yang diberikan kepada kita, sudah selayaknya kita bersyukur, karena dengan begitu kita masih diperhatikan oleh ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala.

Jika dalam kesenangan lalu kita berbahagia dan bersenang hati, itu adalah tanda bahwa ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kita pengabulan do’a, memberikan apa yang telah kita inginkan dari jauh-jauh hari. Namun jika dalam kesusahan atau dalam kondisi yang tidak inginkan, kita masih tetap berbahagia, bersenang hati dan terlebih kita masih dapat mensyukuri segala nikmat-Nya, itu tanda bahwa ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala mungkin sedang memberikan ujian kepada kita, sedang memberikan cobaan kepada kita. Sudah seharusnya kita tetap berprasangka baik terhadap-Nya.

Dengan begitu, apapun kondisi yang terjadi pada diri kita, apapun situasi yang dihadapkan terhadap kita, yakinlah bahwa tidak ada satupun kejadian melainkan itu sebenarnya datang dari ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala. Mungkin saja Dia sedang menguji kita di dalam kesenangan dan kesusahan kita, mungkin saja kita memang sedang diberikan ujian.

Ingatlah bahwa itu semua adalah tanda bahwa kita masih diperhatikan dengan baik oleh ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala, kita masih diingat oleh-Nya, namun terkadang kita lah yang lupa dengan-Nya. Astaghfirullah…

Kesimpulan

Lakukanlah segala sesuatu hal karena ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala, jika kita sukses, maka kita tidak menjadi sombong (dengan tetap mengingat-Nya), dan andaipun kita tidak sukses, itu tidak membuat kita berkecil hati (tetap mengingat-Nya).

Semoga bisa menginspirasi Anda

Alhamdulillahirabbil’alamiin…