Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Hal favorit saya ketika saya sedang dalam perjalanan menuju ke suatu tempat adalah mendengarkan radio. Banyak sekali ilmu-ilmu yang saya dapatkan ketika mendengarkan radio, banyak istilah-istilah baru, quotes-quotes baru yang sebelumnya terdengar asing bagi saya. Ada juga sesi di mana radio tersebut memberikan suatu inspirasi bagi saya, yang akan saya tuangkan ke dalam postingan ini tentang Bangkai dan Berlian.

Apa yang ada di benak Anda ketika Anda mendengar kata “Bangkai”? Tentunya tidak mengenakkan bagi Anda, pun bagi saya demikian. Bangkai adalah sesuatu yang tidak kita sukai, yang bisa hadir di sekitar kita. Bangkai bisa mudah tercium dengan indera penciuman kita, bangkai yang bagi kita tidak berguna, seketika respon kita adalah negatif, tidak mengenakkan dan sebisa mungkin harus menjauhinya. Kita bisa mendeteksi bangkai dengan sangat mudah, dengan sangat cepat ketika kita menyadari bahwa ada yang tidak beres di sekitar kita.

Berlian

Berlian

Bagaimana jika Anda mendengar kata “Berlian”? Waaaahhh… Tentunya Anda akan sangat familiar dengan kata yang satu ini, bahkan Anda akan amat senang dan bahagia bila bisa menemukan berlian. Sayangnya, berlian sangat susah sekali untuk ditemukan, bahkan hanya sedikit saja orang-orang yang bisa menemukan berlian, karena sifat berlian itu sulit untuk ditemukan. Tetapi sekalinya kita bisa menemukan berlian, maka kita akan senang, bahagia, dan berbinar-binar menyadari bahwa kita telah menemukan berlian. Sekali lagi… Sayangnya berlian itu sangat sulit untuk ditemukan.

Apa Hubungan Bangkai dan Berlian?
Dari program radio yang saya dengar saat sedang berada di perjalanan, pembicara radio tersebut mengibaratkan bahwa Bangkai adalah kesalahan orang lain, dan berlian adalah potensi diri kita. Saat mendengar kata-kata tersebut, saya langsung terdiam beberapa saat…

Ternyata kita (manusia) lebih pandai menemukan bangkai daripada menemukan berlian. Memang menemukan bangkai itu sangat mudah, tercium dengan jelas dan terlihat sekali bahwa itu adalah bangkai. Lain halnya dengan berlian, kita sangat sulit untuk menemukannya.

Kita lebih pandai menemukan kesalahan-kesalahan orang lain, tanpa menyadari sebenarnya diri kita juga banyak salah. Kita terlalu fokus dengan bangkai-bangkai yang bertebaran di luaran sana, kita terlalu sibuk menilai orang lain ketimbang diri kita sendiri. Akibatnya berlian yang nilainya sungguh berharga (potensi diri), kita abaikan… Padahal berlian itu amat mahal harganya dibandingkan dengan bangkai.

Kita lebih senang mencari bangkai daripada mencari berlian, padahal dalam kehidupan nyata kita sudah tahu bahwa berlian itu jauh-jauh lebih baik daripada bangkai, jauh-jauh lebih berharga daripada bangkai. Tetapi tetap saja kita selalu saja mencari-cari bangkai.

Kita melupakan hal terpenting dari diri kita (berlian). Di dalam diri kita banyak sekali berlian-berlian yang belum kita temukan, yang bila kita temukan tentunya akan membantu hidup kita menjadi jauh lebih berarti. Berlian itu pun hilang begitu saja saat kita fokus terhadap bangkai-bangkai yang bertebaran.

Kesimpulan
Mulai sekarang, fokuslah untuk mencari berlian-berlian di dalam diri kita, temukan itu dan raih dengan erat. Sadari betapa pentingnya berlian-berlian yang kita miliki. Dan janganlah terfokus kepada bangkai, karena dengan terfokus kepada bangkai, kita hanya akan melupakan potensi diri kita sendiri.

Sayang sekali jika kita terlalu sibuk dengan mengurusi kekurangan-kekurangan orang lain. Akan lebih baik jika kita meningkatkan potensi diri kita dengan mencari berlian-berlian di dalam diri kita.

Semoga bisa menginspirasi Anda

Alhamdulillahirabbil’alamiin…