Bismillahirrahmaanirrahiim…

Beberapa minggu yang lalu, saya sempat chatting dengan Kang Aga melalui Skype, karena sekarang beliau berada di Jerman untuk waktu yang cukup lama, yaitu 5 Tahun. Akhirnya saya coba bertanya tentang pertanyaan yang menurut saya, itu adalah pertanyaan yang tidak terlalu penting untuk ditanyakan.

“Bapak lebih suka naik lift atau tangga?”

Setelah menanyakan hal itu, saya merasa agak malu, karena pertanyaan yang saya tanyakan itu termasuk pertanyaan kurang penting menurut saya, belum lagi pada saat Kang Aga menjawab pertanyaan saya itu hanya 1 kata : “Tangga“. Saya langsung diam saja, dan berfikir “Benar saja kan, itu pertanyaan ga penting, buktinya jawabannya hanya 1 kata”.

Beberapa puluh detik kemudian beliau baik bertanya kepada saya, “Emangnya kenapa nanya seperti itu? itu pertanyaan penting dan krusial loh“. Saya langsung terdiam untuk yang kedua kalinya. Ternyata dugaan saya salah bahwa itu tadi hanya pertanyaan kurang penting.

Saya langsung jawab saja pertanyaan beliau, “iya Pak, selama Bapak mengajar kami di kampus, saya tidak pernah lihat Bapak naik lift. Hehehe“. Kemudian beberapa detik kemudian beliau menjawab dengan jelasnya yang intinya begini, “iya, hemat energi… kalau kebetulan bareng rekan, saya naik lift, kalau sendiri saya naik tangga“.

Jawaban singkat dan jelas tersebut membuat saya berfikir sejenak tentang jawaban beliau, tetapi belum sempat saya berfikir lebih jauh, beliau menambahkan jawaban lagi yang intinya begini, “Jadi teringat kisah tentang Siti Khadijah yang setiap hari mengantar makanan kepada Rasulullah ke Gua Hiro, padahal jarak antarnya itu lebih tinggi daripada lantai di kampus“. Saya pun langsung terdiam dan langsung membalas chat tersebut dengan satu kata “SubhanAllah

Dari percakapan singkat berikutlah bisa saya ambil kesimpulan untuk bisa sama-sama kita jadikan pelajaran penting bahwa kita harus menghemat energi, terkhusus energi lift. Di Kampus saya, di dekat setiap lift, ada sebuah tanda pengingat bahwa setiap lift bekerja itu memakan energi sebesar 11.000 watt, atau sekitar 11 kilo watt. Jika kita hanya naik lift sendirian, maka kita sudah membuang energi sebesar 22 kilo watt (lift naik dan lift turun). Hehehe

Bayangkan, Siti Khadijah saja (yang Wanita) mampu berjalan jauh ke Gua Hiro setiap malamnya untuk mengantar makanan kepada Rasulullah. Dia itu wanita loh, tetapi dia tetap setia berjalan jauh untuk mengantar makanan kepada suami tercinta nya. Seharusnya kita (terkhusus untuk yang Pria) lebih banyak menggunakan tangga atau berjalan. Masa kalah sama Siti Khadijah. Hehehe

Alangkah baiknya jika kita lebih menghemat energi dengan menggunakan tangga apabila kita datang ke suatu tempat yang lantai nya hanya berkisar 10 lantai dan menggunakan tangga apabila kita dalam perjalanan sendiri, jika kita bertemu dengan rekan-rekan atau teman-teman kita, barulah kita bisa menggunakan lift.

Semoga bisa menginspirasi Anda

Alhamdulillah…