Artikel singkat ini diterbitkan atas permintaan dari salah satu teman saya yang bernama Diajeng Rahmawati

Karena saya sedikit menyukai dunia konspirasi, akhirnya artikel singkat ini atau yang bisa dibilang review dari sebuah buku, saya terbitkan juga 🙂


Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Jika Anda pernah mendengar tentang konspirasi, atau terlebih Anda pernah mencari-cari tahu tentang konspirasi, atau bahkan Anda saat ini memang sedang menelusuri dari mana konspirasi dunia ini berawal? untuk itulah artikel singkat ini saya buat, atau lebih tepatnya artikel singkat ini hanya mengulas opening dari sebuah buku sejarah konspirasi yang menurut saya bagus.

Artikel ini saya adaptasi dari sebuah buku yang saya beli beberapa waktu yang lalu, tentang sejarah awal mula nya konspirasi yang berjudul Knights Templar Knights of Christ. Sebuah Judul yang sangat tidak ada hubungannya memang dengan dunia konspirasi ataupun tidak ada sangkut pautnya dengan zionisme ataupun freemason. Tetapi isi dari buku itu sebenarnya menjelaskan tentang sejarah awal mula nya terbentuk sebuah golongan yang bernama golongan Biarawan Sion yang justru menjadi cikal bakal dunia konspirasi yang sekarang hangat terjadi di Bumi ini.

Istilah seperti Freemasonry dan  Iluminati mungkin bagi banyak orang tidaklah terdengan asing lagi menurut mereka, seperti halnya istilah Zionisme. Tetapi untuk Istilah Biarawan Sion (Priory of Sion) yang juga sama sebagai penyembah atau penganut kepercayaan Iblis, istilah ini kurang terdengar familiar di telinga kita karena memang mereka adalah organisasi yang sangat gelap dan misterius yang memang menjadi cikal bakal dunia konspirasi modern.

Sejarah Biarawan Sion
Ada banyak pendapat yang sama-sama mengemukakan tentang sejarah Ordo Biarawan Sion ini. Henry Lincoln dan kawan-kawan melalui buku nya yaitu The Holy Blood and the Holy Grail menceritakan bahwa menurut salah satu dokumen yang bernama Dossiers Secret (Dokumen Rahasia) yang tersimpan di Perpustakaan Nasional Perancis di Paris, Ordo Sion didirikan oleh Godfroy de Bouillon pada tahun 1090, yaitu 9 tahun sebelum Godfroy de Bouillon mempimpin penaklukan Yerusalem dari tangan Muslim, yang dikenal dengan peristiwa Perang Salib.

Dalam dokumen lainnya yang disebutkan oleh Henry Lincoln dan kawan-kawan, yaitu dokumen The Priory Document (Dokumen Biara) menyatakan bahwa Ordo Sion didirikan tahun 1099, bertepatan dengan jatuhnya Yerusalem ke tangan pasukan Salib. Dan menurut dokumen ini pula, King Baldwin I, yang juga kakak lelaki dari Godfroy de Bouillon ‘menghutangkan tahtanya’ pada Ordo Sion tersebut. Dalam dokumen itu pula memberitahu bahwa markas mereka ada di sebuah gereja yang bernama Abbey of Notre du Mont de Sion di Yerusalem. Pendapat lain muncul dari Lynn Picknett dan Olivia Prince yang menyatakan bahwa Godfroy de Bouillon sebenarnya sudah menyepakati untuk membentuk suatu kelompok atau pemerintahan rahasia bersama para wali ‘Gereja Yohanes’.

Dari beberapa pendapat di atas bisa kita ambil kesimpulan bahwa Ordo Biarawan Sion ini terbentuk memang sudah lama sekali, tidak jauh dari peristiwa Perang Salib ke-1, dari sinilah konspirasi-konspirasi berawal (untuk lebih jelasnya saya sarankan membaca bukunya).

Akar Bernama Kaballah
Jika di atas telah disebutkan bahwa ada banyak versi yang menyatakan sejarah tentang Biarawan Sion, maka menurut Harun Yahya, ada orang-orang dan tokoh-tokoh yang berdiri sebelum Ordo Sion didirikan, yaitu Kabbalah.

Menurut Encarta Encyclopedia (2005), istilah Kabbalah berasal dari bahasa Ibrani yang artinya ilmu kebatinan Yahudi atau Judaism dalam bentuk dan rupa yang amat beragam dan hanya dimengerti oleh sedikit orang. Walaupun demikian, diyakini bahwa Kabbalah memiliki akar yang merujuk pada ilmu-ilmu sihir kuno di zaman Fir’aun.

Kabbalah yang juga secara harfiah memiliki arti sebagai “Tradisi Lisan” ini di dalamnya sarat dengan berbagai filsafat esoteris dan ritual penyembahan serta pemujaan berhala, bahkan penyembahan Iblis, yang telah ada jauh sebelum Taurat dan telah menyebar luas bersama Judaisme.

Menurut pakar sejarah Yahudi, Fabre d’Olivet, “Kabbalah merupakan suatu tradisi yang dipelajari oleh sebagian pemimpin Bani Israil di Mesir Kuno, dan diteruskan sebagai tradisi dari mulut ke mulut, dari generasi ke generasi”. Banyak yang mempercayai Kabbalah adalah induk dari segala ilmu sihir yang ada di seluruh dunia.

Dianutnya Kabbalah oleh orang-orang Yahudi sebenarnya aneh menurut Harun Yahya, “ini sungguh aneh. Jika kita memandang Yahudi sebagai sebuah agama Monoteisik, yang diawali dengan turunnya Taurat kepada Nabi Musa Alaihissalam. Tapi kenyataannya, di dalam agama ini ada sebentuk sistem yang disebut Kabbalah, yang mengadopsi praktik-praktik dasar sihir yang sebenarnya dilarang dan bertentangan dengan Taurat. Hal ini memperkuat apa yang telah disebutkan sebelumnya, dan menunjukkan bahwa Kabbalah adalah elemen yang menyusup ke dalam agama Yahudi dari luar.”

Kesimpulan
Jika bisa di ambil kesimpulan, sebenarnya asal muasal kelompok Biarawan Sion, atau Kabbalah yang bisa juga di bilang penganut iblis, bisa kita runut jauh ke masa manusia pertama di bumi, yaitu Nabi Adam. Dalam kisahnya, Nabi Adam dan Siti Hawa awalnya tinggal di surga (Taman Eden bagi barat dan Al-Jannah bagi umat Islam). Ketika ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan semua makhluk bersujud kepada Nabi Adam Alaihisalam, seluruh makhluk ciptaan ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala tunduk dan segera bersujud.

Tetapi tidak untuk Iblis, mereka mengutarakan pendapatnya kepada ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala, “Engkau menciptakan Adam dari tanah, sedangkan kami diciptakan dari Api, mengapa kami harus tunduk padanya?”. Pembangkangan ini membuat ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala murka dan memerintahkan agar Iblis segera meninggalkan surga, yang kemudian Iblis  berkeinginan kepada ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala untuk membiarkan kaumnya untuk menggangu dan menghalangi umat manusia dari jalan kebenaran.

Peristiwa ini yang banyak kita ketahui, yang pada saat Iblis mengubah bentuk menjadi ular dan mendekati Siti Hawa yang membujuknya untuk menyuruh Nabi Adam memakan buah yang dikatakannya sebagai buah keabadian. Dari situlah Iblis berhasil membujuk Siti Hawa, yang kemudian Nabi Adam memakan buah Apel tersebut. Akibatnya, Nabi Adam dan Siti hawa di usir keluar dari Taman Eden untuk menghabiskan sisa hidup mereka di bumi. Rencana Iblis tidak sampai di situ saja, secara diam-diam, Iblis pun mengikuti Nabi Adam dan Siti Hawa turun ke bumi, dan terus mengganggu semua keturunan Nabi Adam dan Siti Hawa, termasuk kita juga.

Setelah berhasil mengeluarkan Nabi Adam dan Siti Hawa dari Taman Eden, Iblis yang tadinya menjelma menjadi dalam bentuk seekor ular mengikuti langkah manusia untuk selalu memalingkannya dari jalan ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala. Di Bumi, Iblis menemukan wadah yang tepat dengan dalam Ordo Persaudaraan Ular (The Brotherhood of Snake) sebagai kendaraan untuk misinya itu. Ordo Persaudaraan Ular diyakini merupakan cikal bakal Ordo Kabbalah.

Dan seiring perjalanan waktu, mereka membentuk Ordo Biarawan Sion, lalu membentuk lagi Ordo Ksatria Templar, Freemasonry, Illuminati, dan organisasi-organisasi lainnya yang diyakini masih ada sampai sekarang.


Itulah sedikit review yang saya dapatkan sebagian dari buku Knights Templar Knights of Christ, yang menceritakan sejarah awal konspirasi zaman dahulu sampai sekarang yang namanya selalu berubah-ubah, yang akan terus menyesatkan kita dari kebenaran, yang akan terus membohongi kita dengan tipu daya mereka yang lihai. SubhanAllah…

Jika di rasa menarik, silahkan Anda bisa membeli buku Knights Templar Knights of Christ, karangan Mas Rizki Ridyasmara.

Semoga bisa menginspirasi Anda

Alhamdulillah…


Referensi

Ridyasmara, R. 2005. Knights Templar Knights of Christ. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.